disaat Tuhan menitipkan duka, Ia tidak lupa menyelipkan bahagia. mereka datang secara bersamaan. Percayalah, walaupun rancangan-Nya tak akan pernah bisa terselami
— - Ruth Florida Hutabarat (via ruthfloridahutabarat)
Dreamlicious: Aku lupa cara mencintaimu
Aku lupa bagaimana cara mencintaimu
Seperti dulu.
Aku lupa bagaimana cara menyanjungmu
Membelaimu, memagut potongan bibirmu
dan Meletakkan rasa takutku padamu
kita sekarang berjalan pada lintasan sendiri
bak pelari yang sedang bersaing
ntah apa yang mau dikejar
yang pasti satu sama lain…
Dreamlicious: bulir-bulir kecemasan
Bekas pelukanmu malam itu masih terasa pekat ditubuhku.
angin dan dingin mengantar jejak-jejak kaki kepergianmu yang diawali aku.semenit! oh tidak, sekiranya 30 detik, tak sampai malah!
mata kita bertemu di titik kerinduan,
sela-sela jemariku semakin lama semakin kosongsebenarnya…
jika kamu datang hanya untuk mengatakan kamu akan pergi, pergilah, lebih baik tak usah datang.
— - Ruth Florida Hutabarat (via ruthfloridahutabarat)
miss your voice
— MF
Dia adalah masa lalu, kamu adalah sekarang. Kita adalah masa depan..
— Deny Lulut Swandoyo






